Showing posts with label Dunia Bola. Show all posts
Showing posts with label Dunia Bola. Show all posts

Friday, August 7, 2015

Pesan Ayah Untuk Martunis: "Kemanapun Kamu Pergi, Jangan Tinggalkan Shalat"


Sejak Martunis diterima di tim U-19 Sporting Lisbon, Sarbini, ayah kandungnya selalu berpesan harus disiplin mengikuti latihan dan semangat dalam setiap kegiatan selama berada di Protugal.

“Saya selalu mengingatkan Martunis, harus disiplin, harus tepat waktu dalam setiap latihan, jangan malas, supaya cita-citanya tercapai, kami sekeluarga selalu mendoakan,” kata Sarbini, ayah kandung Martunis, seperti dikutip dari viva.co.id.

Selain itu, meski hidup negeri orang, Sarbini tidak lupa  berpesan kepada anaknya yang selamat dari dahsyatnya gelombang Tsunami itu, jangan sampai lupa shalat lima waktu dan membaca Qur’an selama tinggal di Protugal.

Martunis dikenal pemuda yang pendiam, baik di rumah dan di sekolah, tapi dia termasuk anak yang taat yang selalu shalat berjamaah.

“Ke mana pun kamu pergi, jangan tinggal shalat dan baca Qur’an,” ujar Sarbini.

Diakuinya, Martunis sangat ingin menjadi pemain bola seperti ayah angkatnya, Cristiano Ronaldo. Selama di Aceh, Martunis setiap sore ikut latihan bola dan futsal bersama teman-teman di salah satu klub lokal Aceh.

Kini mimpinya unttuk bermain diklub CR7 memulai karir sudah terwujud. Dia diterima untuk bergabung di akademi Sporting.

“Jangan puas dulu sampai di situ, harus berjuang dan terus berusaha untuk menjadi pemain bola yang sukses ditingkat internasional,” pesan Sarbini kepada Martunis saat meninggalkan Aceh.

Dikutip dari wikipedia.org, Martunis yang lahir di Banda Aceh, 10 Oktober 1997  adalah salah satu anak Aceh korban tsunami Desember 2004 yang dikenal karena mendapat simpati dari bintang-bintang sepak bola Portugal dan menjadi anak angkat Cristiano Ronaldo (CR7)

Martunis selamat setelah meraih sepotong kayu, lalu terapung-apung. Kemudian ia berpindah ke kasur yang melintas di dekatnya, tapi nahas, kasur itupun tenggelam. Lalu ia memanjat sebatang pohon untuk bertahan hidup. Ia selamat setelah terseret arus tsunami yang kembali lagi ke laut dan terdampar di kawasan rawa-rawa dekat makam Teungku Syiah Kuala. Setelah 21 hari bertahan, penduduk menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Warga menyerahkan dia kepada awak televisi Inggris yang kebetulan meliput di wilayah itu. Dalam sekejap gambar Martunis yang masih mengenakan kaus timnas Portugal, beredar di stasiun televisi Eropa.

Bocah kurus berkulit hitam itupun menarik simpati bintang top sepak bola Portugal seperti Luis Figo, Nuno Gomes, Cristiano Ronaldo, pelatih Luiz Felipe Scolari, serta Gilberto Madail, ketua Federasi Sepak Bola Portugal. Akhirnya Federasi Sepak Bola Portugal mengundang secara resmi Martunis ke negaranya. (sbb/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71380/pesan-ayah-untuk-martunis-ke-mana-pun-kamu-pergi-jangan-tinggal-shalat-dan-baca-quran/#ixzz3fAsj8MwG

Kisah Perjalanan Martunis Dipinang Mantan Klub Ronaldo

Keputusan `bocah tsunami Aceh` Martunis untuk mengikuti jejak ayah angkatnya, Cristiano Ronaldo sudah dimulai sejak dia kecil. Hingga akhirnya pada awal tahun 2015, rombongan wartawan dari Portugal datang untuk meliput Martunis.



"Wartawan asing itu menanyakan cita-cita Martunis. Martunis kemudian menjawab,'Ingin jadi pemain profesional di Portugal'," kata Munawardi, pria yang mendampingi Martinus sejak usia 8 tahun, saat berbincang dengan Dream.co.id. 

Wartawan asing yang datang pun kemudian bertanya apa klub favorit Martunis. Dengan cepat Martunis pun menjawab Sporting Lisbon.

Sporting Lisbon merupakan klub tempat Cristiano Ronaldo memulai karier. Martunis yang ingin menapaki karir Ronaldo pun tertarik bergabung.

Berita itu kemudian tersiar. Fans klub yang bermarkas di Stadion Estádio José Alvalade, itu mendesak direksi untuk membawa Martunis. Kesepatakan pun diterima. Martunis dijadwalkan berangkat ke Portugal bulan Maret.

Sayang, di bulan itu usia Martunis belum 18 tahun. Sehingga harus menunggu setidaknya hingga hari ulang tahunnya, 2 Mei.

"Akhirnya, dia bisa berangkat 28 Juni, lalu," ungkap Munawardi. (Ism) 

Thursday, August 6, 2015

Walah, Presiden FIGC Sebut Serie A seperti Titanic

Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio menyebut bahwa kompetisi level teratas negeri itu, Serie A, seperti Titanic yang mengarah ke kehancuran. Ia juga menyebut cuma ada lima klub Serie A yang saat ini dapat dikategorikan sehat secara ekonomi.



Bercermin dari kasus bangkrutnya Parma, Tavecchio mengatakan pihaknya sudah ancang-ancang untuk menerapkan kontrol finansial baru demi meminimalisir kemungkinan terulangnya kasus Parma. Apalagi kondisi keuangan klub-klub Serie A disebutnya tidak bagus.

"Tahun ini kami sudah membaca seluruh neraca keuangan dan ada klub-klub yang kesulitan bahkan di kota-kota besar," kata Tavecchio kepada La Gazzetta dello Sport dan dikutip Football Italia.

"Kami sudah memberi peringatan kepada mereka bahwa sedari musim depan sejumlah tolok ukur harus dihormati atau mereka akan out. Bahkan kalau peraturan itu sudah diberlakukan musim panas ini, cuma lima klub yang akan terdaftar di Serie A untuk musim depan."

"Dengan keadaan saat ini, arahnya menuju seperti Titanic. Kami tak bisa membiarkan terulangnya kejadian serupa seperti Parma. Kami tidak bisa mengatasi masalah ini dengan instan, tapi dengan rencana lima tahun kami bisa menyembuhkan sepakbola Italia dan menyelamatkannya dari kebangkrutan," bebernya.

Tavecchio juga menuturkan rencananya untuk mengatur ulang sistem liga Italia. Menurutnya sistem yang ada saat ini merupakan pemborosan.

"Kompetisi profesional perlu ditelaah, tak ada gunanya punya tiga level liga ketika dua saja sudah cukup--liga elit dan liga lainnya yang berisikan gabungan Serie B dan Lega Pro, dengan kompetisi terakhir itu punya misi untuk pemain-pemain muda," ucapnya. 

"Tetapi apa Anda pikir ini akan mudah? Sudah akan luar biasa untuk memotong jadi 18 tim saja di masing-masing Serie A dan B, dengan dua kelompok berisikan 18 tim di Lega Pro, dengan jumlah keseluruhan 72 tim," kata Tavecchio.


(krs/rin)

Inikah Alasan Sporting Gaet Martunis.....??

Kabar Martunis bakal bermain bola di Portugal sudah diketahui sebulan sebelumnya. Pemuda 17 tahun ini memang sudah lama berniat untuk bisa bermain bola di negara asal ayah angkatnya, Cristiano Ronaldo.



“Martunis pernah menulis surat untuk Cristiano Ronaldo dengan menggunakan tangannya sendiri. Inti isi surat itu, dia meminta supaya bisa belajar melanjutkan pendidikan di Portugal,” kata Sabini, ayah kandung Martunis, kepada VIVA.co.id, saat dijumpai di kediamannya di Tibang, Banda Aceh, Minggu, 5 Juli 2015.

Surat itu, kata Sarbini, ditulis tidak terlalu panjang dengan bahasa Inggris seadanya sesuai kemampuan Martunis kala itu. Surat tersebut kemudian dititipkan sama seorang perempuan asal Protugal yang mengunjungi Martunis di rumahnya.

Bercita-cita jadi pemain bola seperti CR7, Martunis sudah mempersiapkan diri mengikuti latihan rutin bersama klub lokal asal Aceh. Pendidikan formal juga diasah dengan mengikuti kursus bahasa Inggris seminggu tiga kali pertemuan.

“Martunis tekun sekali belajar Bahasa Inggris, saya mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Martunis. Kalau dia sukses, keluarga ikut bangga, juga masyarakat Aceh bangga,” ujar Sarbini.

Teman-teman Martunis dan Warga Tibang, kata Sarbini, juga memberikan semangat untuk anak angkat pemain bola termahal seantero Eropa dan dunia.

“Martunis jangan sia-siakan kesempatan emas ini, ini untuk masa depan kamu menjadi pemain bola terkenal, kamu harus banyak latihan dan belajar,” begitu nasihat warga Desa Tibang, kata Sarbini.

Martunis merupakan anak Aceh yang selamat dari gelombang dahsyat Tsunami Aceh 2004 silam. Dia terapung di bibir pantai selama 21 hari tanpa ada makan, lalu diselamatkan oleh wartawan Sky News.

Pada Rabu 1 Juli 2015 tepat dengan peringatan ulang tahun klub, Presiden Sporting, Bruno de Carvalho, memperkenalkan sosok Martunis yang akan bergabung dengan klub Sporting Lisbon. (one)

Ini dia Rekor Kemenangan Terbesar Tim Antah Berantah dalam Dunia Sepakbola, 38-0

Hasil mencengangkan diraih Fiji kala menghadapi Micronesia dalam ajang Pacific Games sekaligus kualifikasi Olimpiade 2016. Mereka sukses membukukan kemenangan 38 gol tanpa balas.



Catatan Fiji itu mematahkan rekor kemenangan terbesar pada pesta olahraga negara-negara pasifik tersebut yang sebelumnya dipegang Tahiti. Mereka menang 30-0, juga atas Micronesia di laga babak penyisihan Grup A.

Pada pertandingan yang digelar di Papua Nugini itu, Fiji sudah unggul 21-0 di babak pertama. Sedangkan Antonio Tuivuna menjadi pencetak gol terbanyak dengan memborong 10 gol.

Meski menang besar, sayangnya hasil tersebut tidak masuk catatan rekor dunia. Pasalnya, Micronesia tidak terdaftar sebagai anggota FIFA.

Untuk rekor kemenangan terbesar saat ini masih dipegang oleh Australia. The Socceroos menang 31-0 atas Amerika Samoa pada kualifikasi Piala Dunia 2002 silam. (one)

Sadis, Situs MU Sebut Striker Chile Sebagai Mantan Pemain

Striker Manchester United, Angelo Henriquez memang menjadi salah satu pemain yang masuk dalam daftar jual. Namun, belum juga resmi, situs resmi Setan Merah telah menyebut striker berusia 21 tahun itu sebagai mantan pemain.



Dilansir Metro, itu muncul dalam pemberitaan final Copa America 2015, di mana Chile akhirnya juara usai mengalahkan Argentina lewat adu penalti. Artikel itu sebenarnya terfokus pada cederanya Angel di Maria dan Marcos Rojo yang menelan kekalahan.

Namun, lantaran memiliki keterkaitan, Henriquez juga disebut dalam artikel yang dipublikasikan pada 5 Juli 2015 itu. Tetapi, pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Dinamo Zagreb itu disebut sebagai mantan pemain. Sesuatu yang dinilai terlalu kejam.

Henriquez didatangkan Setan Merah dari Universidan de Chile pada 2012. Namun, pemain dengan nama lengkap Ángelo José Henríquez Iturra tersebut, sama sekali tak memainkan satu pun pertandingan bersama Setan Merah. 

Pada 2013, dia dipinjamkan ke Wigan Athletic, kemudian berlanjut ke klub La Liga, Real Zaragoza. Sedangkan pada 2014-15, pemain kelahiran Santiago, Chile itu dipinjamkan ke Dinamo Zagreb dan mencetak 20 gol dari 25 laga.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi terkait dijualnya Angelo Henriquez oleh tim besutan Louis van Gaal itu. Kabar terakhir baru menyebutkan bahwa Setan Merah setuju untuk menjual Henriquez ke Dinamo Zagreb. (asp)

[VIDEO] Ada Penampakan Hantu Berlari di Pinggir Lapangan Sepakbola

 Ada Penampakan Hantu Berlari di Pinggir Lapangan Sepakbola



(sumber)

[VIDEO] Perkelahian Sepakbola yang LUCU dan BIKIN NGAKAK

 Perkelahian Sepakbola yang LUCU dan BIKIN NGAKAK



(sumber)

[VIDEO] Ini dia Pemain Sepakbola Wanita Terbaik....Aksinya Bikin Bengong, CANTIK + BENING Lagi

Ini dia Pemain Sepakbola Wanita Terbaik....Aksinya Bikin Bengong, CANTIK + BENING Lagi



(sumber)

beneran TENDANGAN KE GAWANG ala HULK.. jaring gawang sampai ROBEK coy !

 
 
beneran TENDANGAN KE GAWANG ala HULK.. jaring gawang sampai ROBEK coy ! 

Wednesday, August 5, 2015

Unik....Piala Super Italia Dihelat di Shanghai

Seperti dikutip Football Italia, duel Piala Super Italia antara Juventus dan Lazio akan diselenggarakan di Shanghai pada tanggal 8 Agustus mendatang.



Ini adalah ajang Community Shield versi Italia, yang mempertemukan peraih scudetto dengan pemegang titel Coppa Italia.

Berhubung Si Nyonya Tua memenangkan keduanya di musim 2015-16, Lazio akan mengambil bagian sebagai runner-up Coppa Italia.

Laga ini akan dihelat di Stadion Shanghai pada pukul 20.00 waktu setempat (Cina) atau pukul 13.00 waktu Inggris (12.00 GMT).

Musim lalu, Bianconeri harus tertunduk lesu dalam gelaran Piala Super Italia usai dikandaskan Napoli lewat drama adu penalti (5-6) setelah sebelumnya bermain imbang sama kuat 2-2.

Wah, Berkat Playstation, Chile Sukses 'Matikan' Messi

Timnas Chile sukses memenuhi ambisinya  berjaya di Copa America 2015 di rumah sendiri. Chile keluar sebagai juara usai menundukkan Argentina di laga final di Estadio Nacional, Minggu 5 Juli 2015.



Keberhasilan ini tidak terlepas dari usaha keras seluruh pemain Chile mematikan pergerakan bintang Argentina Lionel Messi. Bintang peraih empat Ballon d'Or itu selalu dipepet lawan ketika sedang mengontrol bola. 

Menariknya, taktik tekanan ini ini sukses diterapkan para pemain Chile berkat simulasi menggunakan video game sepakbola di Playstation. Itu diungkapkan pelatih Chile Jorge Sampaoli sebelum final berlangsung.

"Kami memiliki program simulasi menggunakan teknologi PlayStation yang memungkinkan para pemain pindah dari lapangan dan beralih dengan menggunakan joystick (untuk mempelajari strategi bertahan)," kata Sampaoli dikutip dari Daily Mail.

"Kami bisa menginstruksikan kepada para pemain 'Kita akan menggunakan formasi 4-4-2' dan perangkat lunak video game ini akan menunjukkan kepada kami bagaimana hal itu bekerja mengatasi permainan rival kami."

Dan seperti diketahui, Chile akhirnya keluar sebagai juara Copa America 2015 lewat drama adu penalti dengan skor 4-1. Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti setelah duel selama 120 tidak juga ada gol tercipta.

Tuesday, August 4, 2015

Unik.....Burung Ini Prediksi Jepang Menang di Final Piala Dunia Sepakbola Wanita

Burung abu-abu bernama Olivia-chan ini pintar meramal. Beberapa kali ramalan tepat. Jumat lalu saat Nadeshiko Japan, pemain sepakbola wanita Jepang saat bertanding di perempat final melawan Inggris, Kamis lalu sudah diramal burung ini Jepang bakal menang. Ternyata benar.



Kemarin (3/7/2015) Olivia-chan juga meramal kembali, saat Final Piala Dunia Sepakbola Wanita hari Selasa depan (7/7/2015), tim Jepang juga akan menang kembali melawan Amerika Serikat.

Olivia-chan berusia 10 tahun ini yang berasal dari kota Nasu, perfektur Tochigi kini menjadi sangat terkenal di Jepang karena ramalannya selalu tepat.

Kemarin Olivia-chan muncul di hadapan sekitar 100 penonton. Dari kejauhan Olivia-chan dihadapkan kepada dua bendera, AS dan Jepang. Lalu burung ini berjalan menghampiri bendera yang berada di kanan kiri gawang mainan di tengah-tengah.

Olivia-chan harus mengambil bendera yang menurutnya akan menang, lalu membawa kembali ke tempat asal dan memberikan kepada pelatih/pemiliknya. Itulah hasilnya.

Di hadapan penonton kali ini Olivia-chan menghampiri bendera Jepang tanpa ragu-ragu, mencabutnya dengan menggigit bendera itu dan membawa kembali ke tempatnya semula.

Tentu saja mengundang tepuk tangan meriah dari penonton, dan Olivia-chan melebarkan sayap "Banzai" juga dipamerkan si burung betet cantik ini.

Seorang penonton karyawan kantor, Kazuyuki Sato (39) di perfektur Fukushima bersama keluarganya mengomentari, "Tentu saja saya mau Nadeshiko yang menang nanti. Ramalan menunjukkan Hinomaru (bendera Jepang) menang, ya semoga saja benar," paparnya sambil tersenyum.

[VIDEO] Hiiii Serem....Kiper Hantu TERTANGKAP Kamera, Ini nih Penampakannya....!!

Hiiii Serem....Kiper Hantu TERTANGKAP Kamera, Ini nih Penampakannya....!!



(sumber)

[VIDEO] NGERI BANGET...Pemain Sepakbola ini TERSAMBAR PETIR saat sedang di Lapangan

NGERI BANGET...Pemain Sepakbola ini TERSAMBAR PETIR saat sedang di Lapangan



(sumber)

[VIDEO] Pemian ini Tendang Penalti dengan Cara yang Aneh dan Gak Biasa Banget

Pemian ini Tendang Penalti dengan Cara yang Aneh dan Gak Biasa Banget



(sumber)

Monday, August 3, 2015

Bocah Tsunami Aceh ini Dipinang Klub Portugal

Martunis, korban selamat bencana dahsyat tsunami Aceh, telah menandatangai kontrak dengan klub sepakbola ternama Portugal, Sporting Lisbon.



Dengan kesepakatan ini, Martunis mengikuti jejak ayah angkatnya yang merupakan pemain terkenal Portugal, Cristiano Ronaldo.

Mengutip laman Dailymail, Jumat, 3 Juli 2015, Sporting Lisbon telah mengikat Martunis untuk menjadi salah satu muridnya di akademi milik klub tersebut.

"Sungguh luar biasa berada disini. Klub ini bisa membuat mimpi menjadi kenyataan," kata Martunis.

Menurut Martunis, dirinya sangat senang dengan peluang yang diperolehnya ini. "Viva sporting," ujarnya.

Untuk mengejar cita-citanya, Martunis yang lahir di Banda Aceh kerap mengikuti les Bahasa Inggris tiga kali sepekan.

Nama Martunis mendunia setelah pemuda yang kini berusia 17 tahun ini menjadi korban selamat dari terjangan tsunami dahsyat Aceh pada Desember 2004 lalu. 

Terapung selama 20 hari menggunakan kaos seragam Portugal, Martinus harus kehilangan kedua orangtuanya. Dia selamat setelah bergantung pada kursi, dan sofa yang menyeretnya hingga ke lautan.

Kabar selamatnya bocah 7 itu tersebut langsung tersebar ke dunia. Pada 2005, Cristiano Ronald memutuskan berkunjung ke Aceh untuk menemui Martinus.

Bahkan Cristiano berjanji untuk membayar seluruh biaya pendidikan Martinus dan mengundangnya datang ke Portugal.

"Saya yakin banyak orang dewasa yang mungkin tak bisa menghadapi apa yang sudah dialaminya. Kta harus menghormatinya. Aksinya menunjukan kekuatan dan kedewasan. Dia anak yang spesial," kata Ronaldo kala itu. (Ism)