Showing posts with label Dunia Hukum. Show all posts
Showing posts with label Dunia Hukum. Show all posts

Friday, August 7, 2015

WBO Cabut Gelar Juara Floyd Mayweather

WBO mencabut gelar dan menarik sabuk juara kelas welter yang dimenangkan Floyd Mayweather Jr saat mengalahkan Manny Pacquiao beberapa bulan lalu. Mayweather dianggap gagal mengikuti ketentuan-ketentuan yang dibuat organisasi tinju tersebut.



Mayweather merebut gelar juara dunia WBO kelas welter setelah menang angka mutlak atas Pacquiao pada 2 Mei lalu. Pertandingan tersebut tercatat dalam sejarah sebagai duel dengan rekor finansial terbesar, mulai dari total pendapatan petinju, pembayaran hak siar televisi, penjualan hak siar ke televisi asing, sponsorship hingga harga tiket.

Soal alasan pencabutan gelar, WBO menyebut kalau petinju asal Amerika Serikat itu tidak mengikuti aturan yang mereka punya. WBO memiliki ketentuan kalau petinju yang memiliki beberapa gelar juara dunia dari kelas berbeda harus melepas gelar juara dunia lain yang dipunya, itu dilakukan demi memberi mendorong petinju lain memperebutkan titel tersebut.

Sebagai catatan, Mayweather saat ini masih memegang sabuk juara WBA dan WBC junior kelas menengah. Pencabutan gelar oleh WBO tersebut membuat kelas welter dalam posisi lowong. Demikian dikutip dari ESPN.

"Komite Juara Dunia WBO tidak memiliki alternatif lain kecuali untuk berhenti mengakui Mr. Floyd Mayweather Jr. sebagai juara dunia WBO kelas welter dan mengosongkan titelnya karena gagal mengikuti regulasi WBO," demikian pernyataan resmi WBO, Senin (6/7/2015).

Tak lama setelah mengalahkan Pacquiao, Mayweather sebenarnya sempat berucap kalau dia akan melepas sabuk juara dunia yang lebih dulu dia miliki. Namun sampai tenggat waktu yang ditetapkan WBO pada 4 Juli lalu, Mayweather belum juga melakukannya. 

"Saya tidak tahu apakah akan melakukannya di hari Senin atau mungkin dalam beberapa pekan ke depan. Saya akan berbicara dengan tim saya untuk melihat apa yang haru kami lakukan. Petinju lain butuh kesempatan (untuk memenangi gelar juara dunia). Berikan kesempatan pata petinju lain. Aku bukan orang yang serakah. Aku juara dunia di dua kelas berbeda. Ini waktunya membiarkan petinju laun memperebutkan sabuk juara itu," sahut Mayweather ketika itu.

Mayweather juga alpa membayar 'sanctioning fee' (uang yang harus dibayarkan petinju pada organisasi tinju yang menggelar laga mereka) sebesar US$ 200.000 pada WBO. Padahal dari pertarungannya dengan Pacman dia mengantongi lebih dari US$ 220 juta.

Timothy Bradley (Amerika Serikat) menjadi pengganti Mayweather sebagai pemilik gelar juara kelas welter, meski idealnya juara baru ditentukan di atas ring di mana sang juara tampil untuk mempertahankan gelarnya. Namun pencabutan gelar oleh WBO membuat skenario itu tidak bakal dilakukan. 

WBA dan WBC sebenarnya juga punya aturan yang sama soal kepemilikan gelar juara dunia di dua kelas berbeda. Namun dua badan tinju tersebut memilih untuk melanggar aturannya sendiri dan membiarkan Mayweather tetap memiliki titel-titelnya, sampai akhirnya WBO mengambil tindakan tegas ini.

Asli Sadis Banget, Kepala Engeline Dibenturkan ke Tembok dan Lantai

Kepolisian Daerah Bali melakukan rekonstruksi atas kematian bocah berusia delapan tahun Engeline. Rekonstruksi diperagakan oleh ibu angkat Engeline yang juga tersangka pembunuhan, Margriet Christina Megawe.



Menurut Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, Dudut Rustyadi, rekonstruksi banyak kesesuaian dengan hasil forensik yang dilakukan.

"Ada kesesuaian," kata Dudut di lokasi, Senin 6 Juli 2015. 

Dudut mengaku sengaja diundang penyidik untuk memastikan kesesuaian peran yang diperagakan tersangka dengan luka yang dialami Engeline.

"Kami mengikuti rekonstruksi menyaksikan apakah ada kesesuaian dari peran yang diperagakan dengan luka di tubuh korban," ujar Dudut.

Dari hasil amatannya, kesesuaian adegan dengan luka korban utamanya kala kepala bocah mungil Engeline dihantam ke tembok dan lantai. "Ada adegan kekerasan. Kekerasan dipukul di kepala yang menyebabkan pendarahan di otak. Kami sesuaikan dengan hasil autopsi," kata Dudut.

Tak hanya Forensik RSUP Sanglah Denpasar, kejaksaan juga dihadirkan untuk melihat langsung jalannya rekonstruksi. Sayang, dari empat orang jaksa yang disebut-sebut bakal menjadi penuntut umum dengan tersangka Margriet Megawe dan Agus Tay Hamba May itu tak mau banyak berkomentar.

"Kami hanya diundang menyaksikan jalannya rekonstruksi," kata seorang jaksa bergegas pergi. (ase)

Thursday, August 6, 2015

[VIDEO] Free Styler vs Polisi, Gini deh Jadinya....!!

Free Styler vs Polisi, Gini deh Jadinya....!!



(sumber)

[VIDEO] Ketika 2 Polisi DIKALAHKAN oleh Seorang Preman

Ketika 2 Polisi DIKALAHKAN oleh Seorang Preman



(sumber)

Walah, Pria Lumpuh di Kursi Roda Nekat Rampok Bank

Seorang pria yang menaiki kursi roda melarikan diri dari sebuah bank setelah merampok uang tunai sebesar USD1000 atau setara Rp13 juta. 



Pelaku terekam kamera CCTV setelah merampok sebuah bank di Santander, New York. 

Pria itu, yang mengenakan jaket bertudung berwarna abu-abu, bergerak ke meja dan menyerahkan sebuah kertas berisi pesan kepada kasir.

Dari rekaman, pria itu tidak terlihat membawa senjata. Isi dari pesan di kertas juga tidak terlihat. Namun yang jelas, ia berhasil menggondol uang tunai dengan menggunakan kursi roda. 

Para nasabah bank terkejut atas perampokan tak biasa ini. 

"Sekarang Anda benar-benar tidak bisa memercayai siapapun," ucap Helen Karagiorgos, seorang warga lokal, kepada New York Daily Times, seperti dikutip Mirror.co.uk, belum lama ini.

"Jika dia ternyata tidak cacat, berarti dia mengambil keuntungan dari mereka yang benar-benar cacat. Hal itu tidak dapat dibenarkan," sambung dia.

Sementara warga lainnya, Matthew Basner, menambahkan: "Jika pria itu dapat lolos dengan mudah, pihak bank sebaiknya menyewa tenaga keamanan yang lebih baik."

Belum diketahui apakah kepolisian New York sudah menangkap pelaku. 

Wednesday, August 5, 2015

Unik....Reuni SMP, Hakim dan Terdakwa di Ruang Sidang

Reuni tak terduga terjadi di ruang sidang. Hakim dan terdakwa pernah satu sekolah sewaktu SMP. Hakim Miami, Florida, AS, Mindy Glazer, menyidangkan kasus perampokan dan pencurian pada Kamis 2 Juli 2017.



Namun dia mengenali pria yang menjadi pesakitan pernah dilihat beberapa tahun silam sewaktu SMP. Bahkan keduanya pernah bermain sepak bola bersama saat bersekolah di Nautilus Middle School.

Hakim Mindy bertanya apakah terdakwa pernah bersekolah di tempat yang sama dengannya. Arthur Booth yang jadi pesakitan akhirnya mengenali wanita yang menjadi hakim adalah teman sekolahnya dahulu. Dia tersenyum setelah mengenali temannya itu.

Namun dia segera menyadari situasi memalukan saat reuni, dia segera menunduk dan berkata, Ya ampun! Ya ampun!"

Mindy mengakui, Arthur adalah pemain sepak bola Amerika (football) yang bagus saat itu. Dia adalah anak terbaik saat itu.

"Saya selalu bertanya-tanya apa yang terjadi denganmu tuan," ucap Hakim Mindy dengan wibawa seraya menahan senyum.

"Saya sedih melihatmu di sini."

Menurut keluarga Arthur, perubahan perilaku menjadi kriminal terjadi setelah terlibat pemakaian narkoba. Padahal dia dulu pernah menerima beasiswa dan menjadi atlet.

(pam)

Tuesday, August 4, 2015

Sopir Hebat! Ditilang Polisi: "Tunjukin Surat Perintah Tilang, Saya akan Tunjukin SIM-STNK!"


Apa yang ditunjukan pengendara mobil ini patut diacungi jempol.

Di tengah upaya Polri lakukan bersih-bersih di dalam institusinya, dukungan dari setiap pengendara kendaraan bermotor untuk aktif melakukan pengawasan sangat diperlukan.

Dalam tayangan video amatir ini, seorang pengendara mobil diberhentikan oleh seorang anggota kepolisian.

Di saat bersamaan, rekan si pengendara secara diam-diam merekam dialog antara temannya dengan polisi tersebut.

Sang pengendara bertanya ada operasi apa sampai mobilnya diberhentikan, si polisi kemudian meminta pengendara mobil tersebut menunjukan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

Pengendara mobil kemudian meminta polisi tersebut menunjukan terlebih dahulu bukti surat perintah adanya razia rutin kelengkapan surat kendaraan yang sedang digelar.

Sayangnya si polisi tak menyanggupi, justru meminta pengedara mobil untuk turun dan menuju ke lokasi yang diminta.

Pengendara mobil berkeras untuk tidak mau turun dari mobil. "Silahkan bapak tunjukan surat perintah dan saya pun akan tunjukin surat-surat saya," tegasnya.

Karena tidak ada kesepakatan, pengendara mobil tersebut kemudian berlalu pergi karena merasa apa yang dilakukannya sudah benar.

Selain tak bisa menunjukan bukti surat perintah, oknum polisi tersebut juga tak melengkapi diri dengan tanda pengenal.

Apa yang dilakukan pengendara ini bisa jadi contoh positif bagi pengendara kendaraan lain untuk lebih bijak saat menghadapi razia kendaraan di jalan.

Meminta bukti surat perintah dan meminta polisi menunjukan bukti identitas diri sangat diperlukan.

Sumber: Tribunnews

Lihat videonya:

Lurah yang Cantik + Bening Ini Berani Kritisi Pemkab Subang

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Subang, menjabat lurah di Kelurahan Cigadung Kecamatan Subang Kabupaten Subang bernama Yuli Merdekawati, berani mengkritik sikap Pemkab Subang yang kurang tegas menyikapi keberadaan galian pasir di Hutan Kota Ranggawulung.



Ia mengatakan, galian pasir di hutan kota itu tidak berizin dan Pemkab Subang pun tidak pernah memberikan izin untuk operasi galian pasir itu sejak 2010.

"Kalau dirotasi atau mutasi karena sikap saya, ya itu resiko dan tanggung jawab jabatan. Masalahnya galian pasir itu ada di kawasan hutan kota dan jadi sumber bencana banjir Subang kota di awal tahun," ujar Yuli kepada Tribun melalui ponselnya, Jumat (3/7).

Ia mengaku telah mengkomunikasikan penutupan galian pasir itu pada Bupati Subang Ojang Sohandi, saat terjadi banjir di kawasan perkotaan di awal 2015.

"Waktu itu pak Ojang cuma bilang mau panggil pengusaha galian pasirnya, tapi sampai sekarang itu enggak tuntas-tuntas. Saya mau ketemu lagi sama bupati, tapi birokrasinya sulit," ujarnya yang sudah menjabat lurah sejak 2010.

Akhirnya, ia pun mengontak Wagub Jabar Dedi Mizwar melalui akun twitternya, @NiniSubang agar segera turun tangan.

"Ya kalau dari Pemkab Subang tegas, saya juga tidak akan lapor ke pak Wagub. Dengan adanya sidak kemarin bersama pak wagub, jadi harapan baru bagi warga kami agar terbebas dari galian pasir," ujarnya. (*)

Gadis 16 Tahun ini Dipenjara Karena Punya 4 Pacar

Pengadilan Tinggi di Uni Emirat Arab menguatkan putusan pengadilan banding yang memenjarakan seorang gadis remaja selama sembilan bulan. Sang gadis  dinyatakan bersalah karena berselingkuh dengan empat pria sekaligus.



Namun Pengadilan Tinggi menolak permintaan jaksa penuntut di pengadilan tingkat pertama untuk mendeportasi gadis tersebut ke negara asalnya.

Dalam sidang di pengadilan tingkat pertama, gadis berusia 16 tahun yang tak disebutkan identitasnya dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun dan denda 1.000 dirham (Rp 3,6 juta).

Tidak hanya itu, gadis tersebut juga akan dideportasi dari UEA.

Namun di tingkat banding, gadis tersebut mendapat pengurangan hukuman penjara menjadi sembilan bulan dan penghapusan perintah deportasi.

Tidak puas, jaksa penuntut mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi yang hasilnya menguatkan hukuman sembilan bulan penjara dan menolak deportasi gadis itu ke negara asalnya.

(Sumber: Emirates 24/7)

Ini Alasan JHT Langsung Cair Jika Terkena PHK

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memaparkan alasan diperbolehkannya peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat langsung mencairkan dana jaminan hari tua (JHT) tanpa harus menunggu 10 tahun. Pencairan ini akan dilakukan setelah merevisi terlebih dahulu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang BPJS Ketenagakerjaan.



"Tapi kalau saya baru umur 40, kemudian di-PHK, lebih penting sekarang daripada nanti. Misalnya, ekonomi kita lagi lesu, terus kita di-PHK, kita ambil uang itu dulu untuk modal kerja. Nanti kalau begitu membaik kembali kemudian uang itu kan ditabung kembali," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Sofyan menambahkan, revisi PP secara detail akan ditindaklanjuti jika semua pihak menyetujui. Pasalnya, selain rencana revisi, pemerintah juga akan membuka peluang untuk memberikan waktu transisi dari PP tersebut.

"Kita lihat nanti kalau pensiun memang. Tapi JHT, sebenarnya, logikanya UU itu betul, diambil di waktu usia 56 tahun. Paling sedikit diberikan pilihannya apakah revisi PP atau masa transisi. Tetap pakai UU ini, tapi perlakuannya itu masih aturan lama. Misalnya, satu tahun," paparnya.

Sofyan menjelaskan, pemerintah selalu mendengar keluhan masyarakat. "Kita akan revisi. Pemerintah mendengar keluhan itu dan saya kira keluhan itu justified. Kita sudah ngomong dengan menteri tenaga kerja," tukasnya.

(rzk)

Monday, August 3, 2015

Inilah Dugaan Penyebab Alfamart Paling Banyak Dirampok

Alfamart dan Alfamidi menjadi minimarket yang paling banyak dirampok selama bulan Juni 2015. Dari 15 perampokan yang terjadi, 10 di antaranya terjadi di Alfamart dan empat di Alfamidi. 



Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal, hal ini diduga karena Alfamart tidak memiliki sistem komunikasi yang baik antartoko. Jadi, bila terjadi perampokan di sebuah toko, maka toko lainnya di daerah yang sama tidak mengetahuinya. 

"Makanya pelaku bisa melakukan perampokan berantai dari satu toko ke toko lainnya dalam waktu singkat," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/7/2015). 

Iqbal menilai, seharusnya pengelola minimarket saling berkomunikasi dengan pengelola minimarket lain yang letaknya berdekatan. Maka, bila terjadi perampokan di suatu minimarket, pengelola minimarket lainnya segera mengetahui dan memperketat pengamanannya. 

Hal ini demi memutus perampokan yang dilakukan berantai sehingga korban dan kerugian bisa diperkecil. "Bila sebuah minimarket tahu ada minimarket lainnya yang dirampok, bisa saja mereka menutup toko atau cara lainnya," kata dia. 

Menurut Iqbal, sampai saat ini perampok minimarket yang belum bisa ditangkap masih bisa merampok secara berantai untuk beberapa minimarket yang berdekatan. 

Selain itu, Iqbal juga menilai sistem keamanan di Alfamart atapun Alfamidi tidak terlalu baik. Maka, ia pun menyarankan kepada pengelola toko untuk meningkatkan sistem keamanannya. 

"Sistem pengamanannya ini yang perlu ditingkatkan. Bisa juga mereka (pihak minimarket) mengadakan patroli per area atau wilayah atau bisa juga menyewa jasa sekuriti," ujar Iqbal.

Namun, kata dia, semakin lama kecenderungan minimarket untuk menyimpan uang dalam jumlah banyak mulai berkurang. Hal itu terbukti dengan menurunnya total kerugian minimarket dalam beberapa waktu terakhir.

Pria ini Penjarakan Istrinya gara-gara Menolak Mencuci Baju

Dulce Requena Garcia, perempuan 21 tahun di Tampico, Meksiko, terpaksa mendekam di penjara selama 12 jam lantaran menolak mencucikan baju suaminya.



Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (2/7), suami Garcia, Edgar Ivan Perez Alvarado, 26 tahun, melapor ke polisi sebab istrinya tidak bertanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.

Garcia kemudian diharuskan membayar denda karena dianggap mengganggu ketertiban umum. Tapi suami Garcia yang bekerja sebagai sopir truk itu menolak membayarkan denda senilai Rp 300 ribu itu sehingga dia harus mendekam di penjara.

Menurut situs berbahasa Spanyol Noticiasnet.mx, di persidangan Alvarado mengatakan istrinya yang sudah punya tiga anak berusia 2, 4, dan 6 tahun itu terlalu banyak menghabiskan waktu dengan leyeh-leyeh menonton televisi ketimbang membereskan pekerjaan rumah tangga.

Dia juga menuding istrinya sudah menghina ibu dan adik-adiknya.

Alvarado sudah tujuh tahun menikah dengan istrinya itu. Puncak kemarahannya datang ketika dia pulang ke rumah Akhir pekan lalu dan meminta istrinya mencucikan bajunya supaya dia bisa keluar rumah bersama teman-temannya.

Garcia menuduh Alvarado sebenarnya akan menemui seorang perempuan sebagai teman k*ncan dan dia menolak mencucikan bajunya.

Pada saat itulah Alvarado melapor ke polisi. Di persidangan Garcia beralasan dia sedang tidak enak badan sehingga tidak mau mencucikan baju suaminya. Dia malah menuding suaminya berselingkuh dan menjadi ayah yang tidak bertanggung jawab terhadap anak-istrinya.

[pan]

Gille Bro...Cekcok Minta Cerai, Ibu ini Bergelantung dengan Anaknya di Lantai 13

Seorang perempuan di Provinsi Guangxi, China, bergelantung di tepi balkon lantai 13 sebuah hotel dengan putrinya berusia dua tahun lantaran cekcok dengan suaminya. Dia meminta cerai lantaran suaminya tukang judi.



Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (2/7), dia cekcok selama tiga jam dengan suaminya dan mengancam akan menjatuhkan putrinya dari balkon hotel.

Menurut laporan, perempuan itu sudah meminta cerai beberapa kali tapi dia juga tidak mau meninggalkan putrinya untuk diurus suami.

Di hotel itu dia meminta permintaan cerainya segera dikabulkan.

Tim penyelamat segera bergegas ke lokasi dan menyiapkan kasur tebal di bawah balkon sedangkan yang lainnya naik untuk berunding dengan sang ibu.

Kepada polisi dia mengatakan kabur dari rumah karena sudah tidak tahan dengan kelakuan kasar suaminya.

Akhirnya sang suami mengatakan dia bersedia menceraikan lewat pengadilan dan meminta istrinya segera masuk kembali ke hotel.

Namun perempuan itu mengatakan dia tidak mau kembali masuk ke hotel sebelum permintaan cerainya dikabulkan. 

Pada akhirnya petugas dari dinas catatan sipil datang ke lokasi dan suami-istri itu menandatangani surat perceraian. Anak mereka kemudian diambil alih oleh petugas dinas sosial.

Sunday, August 2, 2015

Di Balik Niat Sadis Margriet Membunuh Engeline

Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Bali telah menetapkan ibu angkat Engeline, Margriet Megawe, sebagai pembunuh berencana gadis kecil itu.



Namun, masih banyak kalangan yang merasa penasaran, apa sebenarnya tujuan dan motif Margriet tega menghabisi nyawa anak sekecil itu secara sadis.

Aktivis Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah, meyakini jika perebutan harta merupakan motif pembunuhan Engeline.

"Margriet yang sudah tua apa sih kepentingan dia untuk harta? Kan tidak ada. Tapi orang yang memiliki umur yang lebih panjang lagi yang berkepentingan terhadap hal itu," kata Siti Sapurah saat berbincang dengan VIVA.co.id, Rabu 1 Juli 2015.

Siti meyakini, Margriet melakukan pembunuhan Engeline demi kepentingan harta anak-anaknya. "Yang masih muda yang membutuhkan itu," kata perempuan yang akrab disapa Ipung itu.

Namun, ia tak mau membeberkan apakah Yvonne atau Christina yang dimaksud Ipung. Kuasa hukum orang tua kandung Engeline itu mengaku akan membawa saksi yang akan memperkuat dugaan motif perebutan harta seperti dituturkannya.

"Kamis saksi saya bicara. Dia tahu soal motif keterlibatan orang lain karena harta. Besok saja langsung digali. Dia yang akan memperjelas," kata Ipung.

Misteri Bercak Darah Wanita

Akhirnya, misteri bercak darah yang ditemukan penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Bali di dalam rumah ibu angkat Engeline, Margriet, mulai terkuak.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Inspektur Jenderal Ronny F Sompie, memastikan dari hasil uji laboratorium terhadap bercak darah yang ditemukan di rumah Margriet di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar itu adalah darah seorang wanita.

"Bercak darah yang ditemukan Inafis Polda Bali pada awal penemuan jenasah (Engeline) sudah disimpulkan darah itu darah wanita, dan wanitanya itu adalah Nyonya MM (Margriet Megawe)," kata Kapolda, Selasa 30 Juni 2015.

Bercak darah yang telah teridentifikasi milik Margriet itu hasil penelitian yang dilakukan oleh tim Labfor dan Inafis Polda Bali.

Hanya saja, Ronny tak menjelaskan bagaimana Margriet bisa berdarah dan di mana darah itu ditemukan. Termasuk, apakah dari hasil uji bercak darah terdapat darah milik Engeline.

Sementara itu, mengenai sejumlah barang bukti diduga terdapat bercak darah yang diteliti oleh Inafis dan Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, Ronny mengaku belum menerima hasilnya.

"Kami sudah mengangkat jejak termasuk darah dan olah TKP ketika Inafis dan Puslabfor Bareskrim Mabes Polri. Barang bukti zat-zat atau cairan tubuh atau jejak apa saja, temuan ini yang belum kami dapatkan hasilnya," kata Ronny. (ase)

Gara-gara Melamar Pacar di Muka Umum, Pria ini Ditangkap Polisi

Nasib Zhang Liang (27) mungkin tak seberuntung yang dia pikirkan. Kebahagiaannya ketika lamarannya diterima sang kekasih rupanya tak berlangsung lama lantaran harus rela digiring oleh polisi setempat.



Rupanya, Zhang yang melamar sang kekasih dengan meminta kerumunan orang untuk membantunya. Namun sayang, lantaran tak minta izin ke polisi saat hendak melakukan aksi tersebut, dia akhirnya dicokok usai melamar sang gadis.

Dilansir dari koran Daily Mail, Selasa (1/7), polisi tiba ditempat ketika keluarga, kerabat, dan teman-teman Zhang masih berkerumun merayakan kegembiraannya. Kala itu, Zhang masih melamar kekasihnya tersebut.

"Maukah kau menikah denganku?" ujar Zhang pada sang kekasih.

Sontak kekasihnya menerima ajakan menikah Zhang tersebut. Semua bergembira, dan tepat usai melakukan ci*man kebahagiaan, Zhang digiring polisi ke kantor kepolisian setempat dengan alasan membuat keributan di muka umum.

Kejadian ini ramai dibicarakan di sosial media China. Banyak yang menghujat polisi lantaran mengganggu kebahagiaan seorang pria yang baru saja diterima lamarannya.

Walaupun alasan yang dikemukakan kepolisian atas kasus Zhang kurang jelas, Zhang tetap mendapat sanksi formal dari kepolisian Chengdu, Provinsi Sichuan.

[ard]

Saturday, August 1, 2015

Surat dari Amerika: Inilah Asal Muasal Kemenangan Kaum LGBT


Assalamualaikum

Hai. perkenalkan saya adalah warga negara Indonesia yang beruntung bisa mengecap bagaimana rasanya kerja di luar negeri. Saya tinggal dan bekerja di Ohio State - Columbus City, USA.

Dari pengalaman tinggal di Negeri yang katanya ZupeL FoweL ini, saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa, hati saya merasa terpanggil untuk menulis hal-hal yang sedang "in" akhir-akhir ini, yang lebih saya utamakan dalam penulisan kali ini adalah strategi politik dan kehidupan di negara ini (membandingkan dengan negara kita yang tercinta).

Semua pasti tau akhir-akhir ini pernikahan sesama jenis telah legal di amerika, semua tau dong ya, tapi semua belum tentu tau bagaimana prosesnya bisa mencapai kesana.

Di tempat saya kerja malah ada dua orang yang menganut paham ini, maka saya pun kepo terhadap ini masalah. Saya termasuk orang yang sangat tidak setuju terhadap pernikahan ini, apalagi kalau sampai terjadi di negara kita yang amat sangat-sangat saya cintai.

Usut punya usut, setelah saya selidiki pelan-pelan, tanya-tanya ke orang-orang Amerika nya, mereka juga sebagian tidak suka pernikahan sesama jenis ini, meskipun tidak sedikit pula yang mendukung.

Mereka para kaum "LGBT" (lesbian, gay, bisexual and transgender) telah memulainya dari minimal 20 tahun yang lalu. 20 tahun yang lalu orang Amerika juga anti dengan yang namanya "LGBT". Namun para penganut kaum ini perlahan mulai bangkit.

Pertama mereka membuat diri mereka merasa terjajah, terhina, terdiskriminasi, lalu mereka terlihat seolah-olah minta dikasihani, dan orang-orang yang mengasihani pun ternyata terperangkap meskipun mereka bukan bagian dari kaum itu, lalu orang-orang yang mengasihani ini pun menyemangati mereka, menyuruh mereka tegar dan pada akhirnya menyuruh mereka berbangga diri (pride) menjadi kaum itu.

Itulah asal mulai nya dari Pride Festival (silahkan gooling dan lihat gambar-gambarnya), dimana tidak hanya kaum dari "LGBT" saja yang turut merayakan disitu, tapi jg orang-orang normal yang jalan fikiran nya sudah terasuki oleh hal-hal yang melenceng. Apa coba maksudnya merangkul orang-orang yang jelas-jelas mereka membuat sebuah "KESALAHAN"?

"Manusia ini tempat salah dan khilaf", kata-kata ini mungkin tidak berarti apa-apa bagi yang belum benar-benar meresap di dalam fikiran dan sanubarinya.

Namun ini benar, manusia terkadang lupa akan sejarah, 1800 tahun sebelum masehi itu ada, ada bangsa bernama SODOM yang tinggal di utara laut mati. Mereka ini di kutuk (curse) oleh tuhan akibat perbuatan mereka yang menyalahi kodrat manusia tersebut, entah bagaimana dikutuknya yang jelas kita tidak tau, namun itu tertulis di kitab-kitab suci umat manusia sepanjang sejarah, seperti di Alquran surat Al-A'raaf 80-84 menjelaskan tentang Nabi Luth dan bangsa sodom, sedangkan di Bibble di jelaskan di Kejadian 19:5-9, berkisah tentang Lot.

Akankah kita akan mengulangi kesalahan umat manusia yang sama?

Kebetulan ketika saya sedang menulis ini, teman saya yang penganut "LGBT" ada di seberang saya, dan setiap saya berada di dekat dia, saya merasa geli. aahaha...

Saya jadi teringat pada teman kuliah saya dahulu, saya di berkuliah di IPB dimana jurusan saya termasuk jurusan yang sangar terhadap mahasiswanya, terutama perlakuan senior-senior terhadap junior, mereka mendidik dengan keras, maklum orang lapang. Namun, saya punya teman yang agak kewanita-wanitaan, dan yang saya sayangkan adalah teman-teman saya yang cewek malah mengajak untuk ke arah yang kewanita-wanitaan. Disini letak permasalahan nya, jadi seandainya dia benar-benar ikut terjerumus kedalam "LGBT" maka kita ikut menanggung dosa nya.

Akhir kata, saya menuliskan semua ini agar bangsa kita Indonesia tidak terjebak di lumpur busuk yang sama. Aamiin. Di tulisan selanjutnya, saya akan menceritakan kisah-kisah yang mungkin menarik atau mungkin tidak. Saya selalu pantau web piyungan meski jauh dari negara tercinta. Titip salam sama semua yg ada disana. Selamat berpuasa semuanya.

Wassalam

*kiriman email yang diterima redaksi Piyungan Online pagi ini, Rabu (1/7/2015)

Legalkan Kawin Sejenis, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Ajak Obama Menikah


Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mengejek keputusan Amerika yang melegalkan pernikahan gay dengan bersumpah untuk melakukan perjalanan ke Gedung Putih dan mengajak Barack Obama untuk menikah dengannya.

Selama wawancara mingguan dengan stasiun radio nasional, presiden Zimbabwe bercanda bahwa ia berencana untuk melakukan perjalanan ke Washington DC 'berlutut di depan Obama dan meminta tangannya menerima lamarannya' (sebagaimana tradisi ajakan nikah ala Barat).

Mugabe, yang dikenal selama ini sangat keras melawan homoseksualitas, menanggapi dengan cara nyentrik atas keputusan Mahkamah Agung Amerika yang menjamin kaum gay dan lesbian hak yang sama untuk menikah sebagai heteroseksual.

Berbicara pada hari Sabtu (27/6), Mugabe mengatakan: "I've just concluded - since President Obama endorses the same-sex marriage, advocates homosexual people and enjoys an attractive countenance - thus if it becomes necessary, I shall travel to Washington, DC, get down on my knee and ask his hand."

("Saya baru saja menyimpulkan - sejak Presiden Obama mendukung pernikahan sesama jenis, pendukung orang homoseksual dan menikmati wajah yang menarik - sehingga jika menjadi perlu, saya akan melakukan perjalanan ke Washington, DC, turun pada lutut saya dan meminta tangannya (melamar)".

Dengan nada yang lebih serius, ia menambahkan: "Saya tidak mengerti bagaimana orang ini berani menentang perintah eksplisit Kristus yang melarang manusia dari perbuatan sodomi".


Mugebe menuduh pemerintah AS dijalankan oleh 'penyembah Setan yang sesat yang menghina bangsa besar Amerika'.

Sumber: dailymail.co.uk

***

Apakah Obama akan menerima lamaran Mugabe? Huehehe...

Inilah Hasil Mengejutkan Uji Kebohongan Margriet

Tes lie detector yang dijalani oleh ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe menunjukkan hasil yang mengejutkan. Apa itu?



"Hasilnya tidak bisa dianalisa," kata Kepala Humas Polda Bali, Komisaris Besar Pol Hery Wiyanto, Selasa 30 Juni 2015.

Untuk itu, hari ini Margriet dijadwalkan menjalani uji kebohongan ulang menggunakan lie detector. "Hari ini jadwalkan pemeriksaan ulang sebagai saksi untuk Agus menggunakan lie detector," ujar Hery.

Ia menyayangkan Margriet menolak menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. "Itu justru memberatkan dia," paparnya.

Pernyataan itu bertolak belakang disampaikan kuasa hukum Margriet, Hotma Sitompoel. Ia menyebut hasil tes lie detector kliennya menunjukkan jika ia berkata jujur.

"Saya kasih tahu, Ibu Margriet dua kali diuji lie detector. Hasilnya, tidak ada kebohongan," kata Hotma kemarin.

Pagi tadi sekira pukul 10.20 WITA Margriet tiba di Polresta Denpasar untuk menjalani tes ulang lie detector. Ia didampingi enam kuasa hukumnya, termasuk Hotma Sitompoel.

"Ya, hari ini klien kami kembali diperiksa ulang menggunakan lie detector. Tidak apa, pembuktian nantinya di pengadilan," kata Hotma.

(Ism,Laporan: Berry Putra)

Wednesday, July 8, 2015

Motor dengan Plat "Alay" Bakal Dikandangkan

Setiap kendaraan yang menggunakan plat nomor tidak sesuai spek dan sesuai aturan akan dikandangkan di Polrestabes Bandung. Hal itu dikatakan Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Santiadjie Kartasasmita, ketika ditemui, Senin (6/4).



"Selain nanti mendapatkan surat bukti pelanggaran (tilang), kendaraan baru akan dikembalikan jika pemiliknya membawa plat nomor sesuai speknya. Sedangkan plat nomor alaynya itu akan kami sita agar tidak melanggar lagi," kata Santiadjie ketika ditemui di Markas Polrestabes Bandung.

Diakui Santiadjie, banyak pengguna kendaraan bermotor di Kota Bandung memakai plat nomor tidak sesuai spek dan sesuai aturan. Dicontohkannya, plat nomor tidak sesuai spek, yaitu bahannya terbuat dari plastik.

Sedangkan plat nomor tidak sesuai aturan, yaitu huruf dan angkanya serta jarak antarhuruf dan angka direkayasa. Menurutnya, sekitar 90 persen kendaraan roda empat menggunakan plat nomor tidak sesuai spek dan aturan.

"Adapun sisanya kendaraan roda dua. Memang lebih banyak kendaraan roda empat karena kebanyakan yang melanggar itu anak atau keluarga TNI, Polri, dan Pejabat," kata Santiadjie. (cis)

Saking Setia Pada Majikan, Anjing ini Ikut Ditahan Polisi

Anjing adalah teman yang setia, sepertinya Anda sering dengar kalimat ini. Memang benar, Anjing hewan yang setia apalagi pada tuannya, ini terpampang nyata di Brasil, seekor anjing ikut ditahan polisi lantaran sang majikan merupakan salah satu dari geng narkoba di sana.



Kesetiaan hewan ini terlihat ketika polisi Santa Catarina, Brasil, berhasil menangkap geng narkoba di sarangnya. Ketika itu, anjing milik salah satu anggota kelompok itu menggonggong keras.

"Anjing j*ntan itu menggonggong ketika petugas berhasil meringkus para anggota kelompok obat-obatan itu, tetapi ketika melihat pemiliknya mematuhi perintah untuk berbaring, dia iku berbaring juga di samping tuannya," ujar juru bicara kepolisian setempat, Filippo Valdez, seperti dilansir dari surat kabar Daily Mail, Selasa (7/4).

Psikiater hewan sekaligus pelatih anjing Barnie Rico mengatakan, anjing yang berbaring dalam kondisi telentang dan mengekspos perutnya, seperti yang dilakukan anjing j*ntan gembong narkoba, bukanlah hal yang membahayakan.

"Posisi seperti itu, dalam dunia anjing tidak menunjukkan adanya masalah, jadi si anjing tidak akan menyerang petugas, dia juga terlihat memutar kepalanya, hanya untuk melihat apakah ada pergerakan dari anjing polisi," katanya Barnie.

Dia juga menambahkan, anjing milik gembong narkoba itu termasuk anjing pintar. Oleh pihak kepolisian, anjing setia itu di rawat di kantor polisi tempat tuannya mendekam.