![]() |
| ilustrasi gambar |
Ini dimulai sejak gua lulus sma, tujuan hidup gua gak jelas, gua ngalor ngidul tak tentu arah, akhirnya gua daftar di salah satu pekuliahan negeri agama, disitu gua gak paham dengan perkuliahan gua hanya bertahan dua semester, dan gua berhenti di tengah perkuliahan gua, gua bingung cari kerja sana sini, gua pernah daftar ke telkom sampai titik wawancara tapi gua tidak dipanggil setelahnya, daftar PTKAI gua buta warna, daftar TNI dan Polisi sama aja gua gak keterima, gua buta warna ! shit !
gua pernah jadi babu di konter seseorang dengan gaji sebulan 750.000 itu gaji pertama yang pernah gua dapat, tapi gua gak mau terus-terusan di perintah orang, gua berfikir untuk memutar gaji gua, gua mencari-cari di internet bisnis yang menjanjikan tapi gak ada yang cocok untuk gua, gua berfikir sejenak, gua pergi ke laut dan gua melihat seseorang bapak-bapak berjualan mainan, mainan anak 90an, yah mainan ketika gua kecil yang tidak dirasakan anak-anak modern sekarang ini, yoyo, gasing, topeng-topengan, gua bertanya ke bapak itu berapakah harga yoyo dia menjawab hanya 2000, sangat-sangat murah hanya 2000 rupiah, lalu gua bertanya lagi bapak dapat untung dari mana jika yoyo hanya seharga 2000, dia menjawab dari menjual 100 yoyo dan mainan lainnya perharinya, gua mulai menghitung jika 1 hari 100x2000 artinya bapak itu sudah mengantongi uang 200.000 perharinya hanya dengan berjualan mainan, gua pulang dari laut dan dengan bermodalkan uang 500.000 gua mulai membeli mainan anak-anak dan berkeliling dengan motor pemberian ibunda gua, bermodalkan tenaga dan tekad gua masuk dari satu kampung ke kampung lain, gua masih umur 18 tapi gua gak pernah malu untuk berjualan, sampai gua pernah dihina oleh tetangga pacar gua
"dih madesu (mase depan suram), bukannya cari kerja yang dapet gaji malah jualan mainan, gak guna keahlian kamu waktu di sma dulu"
gua menjawab dengan tenang
"jika allah telah memberikan jalan saya seperti ini bu, saya siap karena jalan allah adalah jalan terbaik"
pacar gua sampai nangis dan memaksa gua untuk mencari pekerjaan bukan berjualan mainan, tapi satu tekad dalam hati gua, gua yakin gua bisa sukses dengan berjualan mainan
hari pertama gua hanya mengantongi uang 6000 rupiah, tapi gua gak putus asa, hari kedua gua mengantongi uang 27000 rupiah, tapi gua gak pernah menyerah karena gua yakin, hanya keyakinan dan tekad untuk sukses dalam diri gua
pada satu titik gua bertemu dengan ibu-ibu yang menawar sebuah jepit rambut yang tadinya harga 1500 ingin di tawar dengan harga 1000, itu adalah hal paling absurd, sedangnya modal jepit rambut saja 1100, tapi dengan senyum yang ikhlas dari gua, gua menerima tawaran nya dan memberikan harga 1000 rupiah untuk sebuah jepit rambut
dari hari itu mainan gua laris manis, paling tidak satu hari gua mengantongi uang hingga 300.000, 200.000 untuk gua tambah modal dan 100.000 untuk gua sehari-hari, dan allhamdulilah mainan gua semakin maju dan semakin maju, gua menambah gerobak gua dan mengizinkan orang lain untuk berjualan, gua berbagi hasil dengan para pekerja gua, dan disitu gua juga tetap berjualan mainan..
sampai saat ini ada 14 orang yang membantu gua untuk berjualan mainan, dan paling tidak satu hari gua mengantongi uang bersih sebesar 1000K ke atas, gua baru menjalankan usaha ini selama 5 bulan tapi allhamdulilah allah telah memberikan jalan ke gua, saat ini gua lagi membuat sebuah ruko, dan ngeridit si roda 4, apa kata mereka yang pernah menghina gua dengan kata-kata MADESU, gua berterimakasih kepada mereka, karena mereka lah yang menguji gua, tapi gua masih bisa bertahan dengan kata-kata mereka.
Ini kisah nyata dalam hidup gua..
Ingat tidak ada orang yang tidak sukses dalam hidup ini, jika dia mau bekerja
Terimakasih sudah membaca cerita ini sampai akhir, jika tulisan saya berantakan saya minta maaf karena saya juga tidak sempurna..
Keep Cool and Simple
(sumber)

No comments:
Post a Comment