ahli biologi Perancis dan Afrika Selatan akan menyelam ke dalam beberapa buah gua laut dalam di Samudera Hindia pada bulan depan dalam upaya untuk menemukan ikan Coelacanth, menurut Museum Nasional Alam Prancis kemarin.
Dijuluki fosil hidup, spesies prasejarah itu hidup sebelum adanya dinosaurus lagi.
Ekspedisi penyelaman tersebut yang dinamakan Gombessa.
Mereka akan mengeksplorasi beberapa lokasi di Ngarai Jesser sedalam 120 meter di Teluk Sodwana di mana ikan aneh itu dipercaya hidup.
Sebuah fosil kepala ikan itu ditemukan oleh beberapa ahli paleontologi China pada April tahun lalu berusia
375 juta tahun sebelumnya.
Spesies itu terpercaya punah sekitar 65 juta tahun lalu ketika seekor ikan Coelacanth tertangkap di perairan Afrika Selatan pada 1938.
Ikan berwarna kelabu coklat itu dapat tumbuh sepanjang dua meter dengan berat mencapai 91 kilogram.
Sejauh ini para ilmuwan tidak mengetahui tentang habitat, makanan dan cara spesies tersebut berkembang biak. - AFP
mencari ikan coelacanth

Dijuluki fosil hidup, spesies prasejarah itu hidup sebelum adanya dinosaurus lagi.
Ekspedisi penyelaman tersebut yang dinamakan Gombessa.
Mereka akan mengeksplorasi beberapa lokasi di Ngarai Jesser sedalam 120 meter di Teluk Sodwana di mana ikan aneh itu dipercaya hidup.
Sebuah fosil kepala ikan itu ditemukan oleh beberapa ahli paleontologi China pada April tahun lalu berusia
375 juta tahun sebelumnya.
Spesies itu terpercaya punah sekitar 65 juta tahun lalu ketika seekor ikan Coelacanth tertangkap di perairan Afrika Selatan pada 1938.
Ikan berwarna kelabu coklat itu dapat tumbuh sepanjang dua meter dengan berat mencapai 91 kilogram.
Sejauh ini para ilmuwan tidak mengetahui tentang habitat, makanan dan cara spesies tersebut berkembang biak. - AFP
mencari ikan coelacanth

No comments:
Post a Comment